Peningkatan Awareness Resistensi Antimikroba dan Komunikasi, Informasi, Edukasi terkait Farmakovigilans bagi Tenaga Kesehatan

13-05-2026 Umum Dilihat 30 kali

Sebagai langkah memperkuat sistem pengawasan obat, sebanyak 80 fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja Balai POM di Sanggau mengikuti kegiatan Peningkatan Awareness Resistensi Antimikroba dan Komunikasi, Informasi, Edukasi terkait Farmakovigilans bagi Tenaga Kesehatan yang dilaksanakan secara hybrid pada Selasa, 12 Mei 2026 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Balai Pengawas Obat dan Makanan di Sanggau dalam mendorong budaya pelaporan Efek Samping Obat (ESO) secara aktif dan berkelanjutan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Akhirul Ramadhan, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Resistensi Antimikroba oleh Kepala Balai POM di Sanggau serta materi terkait Farmakovigilans. Peserta juga mendapatkan pembekalan terkait tata cara pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) dan Efek Samping Obat (ESO) melalui aplikasi e-MESO BPOM.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara fasilitas pelayanan kesehatan dan Balai POM di Sanggau dalam penguatan sistem pelaporan keamanan obat. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi tenaga kesehatan dalam pelaporan ESO diharapkan dapat menghasilkan data keamanan obat yang lebih komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat guna melindungi masyarakat.

https://www.instagram.com/p/DYQq6UMAUH1/?img_index=1

Sarana